Kamis, 14 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Kesehatan KitaKesehatan Kita
Kesehatan Kita - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita Mentan Amran Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Pastikan St...
Berita

Mentan Amran Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Pastikan Stabilitas Harga Pangan

Mentan Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Padang Terjaga dengan Baik Laporan Padang- Dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat,

Mentan Amran Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Pastikan Stabilitas Harga Pangan

Mentan Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Padang Terjaga dengan Baik

Laporan Padang- Dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat, Menteri Pertanian Mentan Republik Indonesia, Amran Sulaiman, didampingi secara langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Lubuk Buaya, Padang. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga berbagai komoditas pangan pokok hingga tingkat pasar tradisional.

Mentan Amran Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Pastikan Stabilitas Harga Pangan
Mentan Amran Tinjau Pasar Lubuk Buaya, Pastikan Stabilitas Harga Pangan

Baca Juga : Kesehatan Sejati Ada di Ritual Sederhana, Bukan Tren yang Mahal

Agenda blusukan ke pasar rakyat ini menjadi momen penting bagi Mentan untuk menangkap suasana dan kondisi riil yang dihadapi oleh masyarakat, sekaligus mendengarkan keluhan dan aspirasi dari para pedagang dan pembeli secara langsung.

Kondisi Pangan Nasional Membaik, Inflasi Terkendali

Dalam pernyataannya di lokasi, Mentan Amran Sulaiman menyampaikan kabar gembira. Berdasarkan data yang dihimpun dari seluruh penjuru negeri, mayoritas harga pangan pokok di Indonesia menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Capaian ini tidak lepas dari gencarnya pelaksanaan Operasi Pasar yang dilakukan oleh pemerintah secara masif hingga ke daerah-daerah terpencil.

“Kami melihat operasi pasar sudah berjalan sangat masif sampai ke bawah. Laporan yang kami terima menunjukkan harga-harga telah turun secara signifikan di seluruh Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi kita pada Agustus lalu berada di level 2,7 persen, dan alhamdulillah sekarang sudah turun menjadi 2,1 persen pada bulan ini. Ini adalah bukti bahwa upaya kita bersama membuahkan hasil,” jelas Amran dengan optimis.

Jaminan Stok Beras hingga 2026 dan Gerakan Pangan Murah di Padang

Mentan juga memberikan jaminan bahwa stok beras nasional, khususnya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), berada dalam kondisi yang sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat. Bahkan, operasi pasar beras SPHP ini berpotensi diperpanjang hingga Februari 2026.

“Posisi stok beras kita yang belum disalurkan masih sangat banyak, sekitar 1 juta ton lebih. Sementara yang sudah disalurkan ke masyarakat baru sekitar 200.000 ton. Jadi, tingginya permintaan masyarakat terhadap beras SPHP ini tidak perlu dikhawatirkan, karena stok kita sangat mencukupi,” tegas Amran, meyakinkan semua pihak.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang kuat dari Kementerian Pertanian. Ia menjelaskan bahwa stabilitas harga di Padang adalah hasil kolaborasi yang solid antara Pemerintah Pusat, Pemko Padang, dan berbagai stakeholder terkait.

“Alhamdulillah, secara umum harga pangan di Kota Padang relatif stabil. Selain andil besar dari program operasi pasar nasional, kami di tingkat daerah juga secara rutin menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang kami gelar di setiap kecamatan. Program ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” papar Fadly.

Kunjungan ini diakhiri dengan interaksi hangat antara Mentan, Walkot, para pedagang, dan masyarakat. Kehadiran pimpinan tertinggi sektor pertanian di tengah pasar rakyat diharapkan dapat terus memompa semangat dan memberikan kepastian bahwa pemerintah hadir untuk menjaga ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir.

Sinergi Pusat dan Daerah Kunci Utama Kesuksesan

Kunjungan kerja ini tidak hanya berhenti pada peninjauan; selanjutnya, kedua pejabat tersebut langsung berdialog dengan para pedagang dan pembeli. Mereka dengan seksama menanyakan harga beberapa komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan cabai. Secara khusus, Mentan Amran sangat detail mencatat setiap keluhan dan masukan dari para pelaku pasar.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga-harga memang menunjukkan kondisi yang stabil. Sebagai contoh, harga beras kualitas medium pertengahan berada pada kisaran Rp 12.000 – Rp 13.000 per kilogram. Selain itu, harga telur ayam ras juga tidak mengalami gejolak dan tetap terjangkau. Bahkan, program beras SPHP yang pemerintah jalankan terbukti sangat membantu masyarakat kalangan menengah ke bawah dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

Menanggapi kondisi yang positif ini, Pemerintah Kota Padang telah berkomitmen untuk terus memperkuat program Gerakan Pangan Murah (GPM). Kedepannya, Pemkot akan menambah frekuensi dan jangkauan distribusi GPM hingga ke pelosok kelurahan. Bahkan, mereka akan mengoptimalkan peran BUMD untuk terlibat dalam distribusi pangan murah ini.

Tak kalah pentingnya, Kementerian Pertanian juga akan memperkuat pengawasan di hulu. Mereka akan memastikan pasokan dari sentra-sentra produksi berjalan lancar untuk menjaga stok di tingkat pedagang besar dan pasar tradisional. Dengan demikian, rantai distribusi yang efisien dan bebas dari praktik penimbunan ini akan tercipta dan pada akhirnya memberikan manfaat harga yang wajar bagi konsumen.

Melalui kolaborasi yang erat ini, baik pemerintah pusat maupun daerah sama-sama optimis dapat menjaga laju inflasi khususnya di sektor pangan.

Tags: Harga Pangan Mentan Amran Sulaiman Padang

Baca Juga: Hijau Kita Sanj